Irma Lismayani

Duta Rumah Belajar

Prov. Sulawesi Tenggara

Guru Idola

Sang Pujangga

Irma Lismayani
Duta Rumah Belajar
Provinsi Sulawesi Tenggara

Saya seorang Guru yang mengajar mata pelajaran IPA di SMP Negeri 17 Kendari. Pada tahun 2018, saya mendapat amanah dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Duta Rumah Belajar Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara.

What I Do
UI/UX Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Brand Identity

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Web Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Mobile Apps

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Analytics

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Photography

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Terbaru

CARA UNGGAH KARYA DI RUMAH BELAJAR

Halo #SahabatRumahBelajar dan Bapak Ibu Guru Hebat di Seluruh Indonesia! 

Selama BDR ini.. Bapak ibu guru mungkin menghasilkan banyak karya video pembelajaran... Nah karya tersebut selain bermanfaat bagi peserta didik bapak ibu guru sendiri..sangat mungkin memberi manfaat lebih luas dengan mengungahnya di fitur sumber belajar pada portal Rumah Belajar. 

Sumber belajar merupakan salah satu fitur Rumah Belajar yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk audio, video, dan laman interaktif. Dengan mengunggah karya di Sumber Belajar, karya bapak ibu dapat dijangkau lebih luas oleh banyak pendidik dan peserta didik dimanapun berada. 

Lalu bagaimana jika Bapak Ibu Guru ingin menjadi kontributor konten di Sumber Belajar? Yuk, simak video Tutorial Sumber Belajar melalui kanal Youtube Rumah Belajar 

dan bisa juga mengunduh Tutorialnya pada tautan berikut: https://belajar.kemdikbud.go.id/tutorial

Semoga informasi ini bermanfaat. Kami tunggu karya-karya hebatnya #SahabatRumahBelajar dan Bapak Ibu Guru Hebat di seluruh Indonesia 😃

#SumberBelajar #RumahBelajar #konten #kontributor #ContentCreator #belajar #MerdekaBelajar #online #daring #bdr #BelajarDariRumah

Kontributor: Bapak Fakhrudin Sujarwo, Duta Rumah Belajar Jawa Tengah
Voice Over: Ibu Irma Lismayani, Duta Rumah Belajar Sulawesi Tenggara

BANTUAN KUOTA BELAJAR HADIR KEMBALI MARET 2021

Program bantuan kuota belajar 2021 akan kembali mulai disalurkan per bulan Maret ini hingga 3 bulan ke depan

Kuota belajar akan diberikan disetiap tanggal 11 hingga 15 dan berlaku selama 30 hari (1 bulan). Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim pada konferensi pers virtual via YouTube, Senin (1/3/2021). Berikut siarannya :


Menteri Nadiem Makarim mengatakan ada perbedaan dalam bantuan kuota kali ini yaitu besaran kuotanya lebih kecil. Meskipun lebih kecil, Nadiem menegaskan kuota yang kali ini disalurkan akan bersifat kuota umum. Artinya, penggunaan kuota belajar 2021 bisa menjangkau lebih banyak situs dan aplikasi. Hal ini antara lain dilakukan karena mendengar banyak masukan dari masyaralat untuk meningkatkan fleksibilitas kuota internet.

Bantuan yang akan diberikan sebesar 7 GB per bulan untuk peserta didik jenjang PAUD, 10 GB per bulan untuk peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah. 
Sedangkan bagi pendidik atau guru PAUD, jenjang dasar, dan menengah akan mendapatkan kuota belajar 2021 sebesar 12 GB per bulan. Kemudian, untuk dosen dan mahasiswa mendapatkan bantuan kuota belajar sebesar 15 GB per bulan.

Demikian informasi tentang Pengumuman Bantuan Kuota Data Internet tahun 2021

Ikuti informasi pendidikan dan kebudayaan melalui kanal berikut:
Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: Kemdikbud_RI
Instagram: kemdikbud.ri
Facebook: kemdikbud.ri
YouTube: KEMENDIKBUD RI
---
Sampaikan pengaduan, saran, atau masukan melalui Unit Layanan Terpadu Kemendikbud di http://ult.kemdikbud.go.id/​
Sumber : 
Youtube Kemdikbud RI https://www.youtube.com/channel/UCH9AFSwY4WqgHoCLG2XIveg
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5476148/mantap-kuota-belajar-cair-lagi-sampai-3-bulan-ke-depan





PENGIMBASAN GURU BELAJAR SERI AKM DIPERPANJANG 6 MARET 2021

Program Guru belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) telah memasuki angkatan terakhir Bimtek (angkatan 11) ditanggal 27 Februari 2021. Setelah mengikuti bimtek para peserta memiliki satu kewajiban lagi yang harus diselesaikan yaitu tahap pengimbasan. Tahap ini merupakan tahap berbagi atau sosialisasi para peserta kepada rekan guru lainnya untuk mengajak mereka agar  mengikuti program Guru Belajar Seri AKM. 

Bukti kegiatan pengimbasan didokumentasikan dalam bentuk video yang kemudian diunggah di chanel youtube masing-masing peserta. Batas waktu unggah tautan video yang sedianya berakhir ditanggal 27 februari 2021 kemarin, saat ini telah diperpanjang hingga tanggal 6 Maret 2021 yang berlaku untuk semua angkatan. Ini merupakan kabar gembira bagi bapak ibu yang belum sempat mengunggah tautan video pengimbasannya. 
Berikut video-video pengimbasan terbaik yang menjadi favorite pilihan pemirsa dari sayembara yang diadakan oleh Dirjen GTK. Video ini tampil di laman Guru Belajar.




Semoga video tersebut dapat menjadi inspirasi bagi bapak ibu guru yang akan membuat video pengimbasan. Selamat berkreasi dan salam sukses selalu




TUTORIAL FITUR SUMBER BELAJAR

Sumber belajar adalah salah satu fitur  dari portal Rumah Belajar yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan. Tersedia untuk semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat.

Ada ribuan konten sumber belajar sebagai bahan belajar digital GRATIS yang dapat dimanfaatkan oleh guru, peserta didik maupun umum.  Sumber belajar ini bersifat TERBUKA ( Open Educational Resources) yang dapat diakses oleh siapa saja.

Selain sebagai pengguna, para pendidik juga dapat berperan sebagai penyumbang konten dengan mengirimkan atau mengunggah karya/konten baik berupa video, audio, web atau multimedia pembelajaran interaktif di sumber belajar. Hal ini tentu saja akan membuat karya para pendidik menjadi lebih luas dan terasa kemanfaatannya. 

Nah...bagi sahabat Rumah Belajar yang belum mengetahui langkah pemanfaatan sumber belajar maupun cara mengunggah karya di Sumber Belajar berikut tutorial yang dapat diikuti : 













Contoh konten di Sumber Belajar :

Demikian tutorial Sumber Belajar. Semoga Bermanfaat. Segera akses Rumah Belajar di laman  belajar.kemdikbud.go.id
Salam Rumah Belajar. 
Kalau ada yang GRATIS...kenapa harus Berbayar 😍



DIGITALISASI MADRASAH, KEMENAG LUNCURKAN AKUN PEMBELAJARAN MADRASAHHEBAT.ID

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) telah meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id. Sekretaris Jenderal (Sesjen), Kemendikbud, Ainun Na`im mengatakan, Akun Pembelajaran dibuat dengan tujuan mendukung kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) di masa pandemi. “Harapannya melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat mendukung proses pembelajaran di satuan Pendidikan,” tutur Sesjen Ainun ketika memberi paparan pada peluncuran Akun Pembelajaran, Jumat, 11 Desember 2020 lalu. 

Turut hadir dalam acara peluncuran akun belajar.id, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Umar.  Dalam pemaparan Beliau tentang "Transformasi Digital Pendidikan Madrasah Kementerian Agama, Praktik Baik Penguatan Aktivitas Pembelajaran" dikatakan bahwa digitalisasi pembelajaran di madrasah terdapat ada dua reformasi pembelajaran yakni e-office, dan e-learning. Tujuannya digitalisasi tersebut, kata Umar, adalah ingin menggabungkan Transformasi digital dengan mengintegrasikan “Cyber Pedagogy” dengan “Cyber Technology” untuk mewujudkan Cyber Education.  Sehingga dalam pembelajaran dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi, dan membiasakan peserta didik berpikir dan bekerja kreatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

Sebelumnya Kemenag sudah mempraktekkan Digitalisasi Madrasah dan telah di launching sejak 22 September tahun 2020 lalu. Selain itu MOU dengan DUDI dan GOOGLE pun sudah dilakukan dari bulan Mei 2020. Untuk akun resminya sendiri adalah madrasah.kemenag.go.id. Kemenag mencatat dari 8 juta peserta didik yang telah aktif menggunakan sebanyak 4 juta peserta.

Sementara itu langkah-langkah untuk mengakses lamannya adalah sebagai berikut:

Langkah pertama, pembuatan akun madrasah hebat.go.id agar anak tertantang akan hal baru;
Pembuatan akun untuk pusat, kabupaten/kota;
Pelatihan tingkat pusat atau kantor wilayah.

Ahmad Umar juga menyampaikan Digital Learning ini memiliki 4 bentuk yaitu:

a) Simple Digital Learning dalam rangka meminimalkan kertas, syarat di kelas harus ada LCD dan computer;

b) Aplikasi E learning madrasah merupakan karya alumni sehingga pendanaan mandiri tanpa menggunakan DIPA kemenag;

c)  Online Learning melalui internet, tugas dan pembelajaran di luar ruangan;

d)  Virtual learning, hanya untuk madrasah unggulan karena sarana dan prasarana serta SDM cukup memadai.

Peluncuran itu mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Akun di www.madrasah.kemenag.go.id juga bisa diakses secara gratis. Kemenag menargetkan 70% akun aktif dari peserta didik dan pendidik di madrasah pada 2024.

Akun belajar untuk madrasah ini dapat diakses di alamat link https://akun.madrasahebat.id/

Unduh Tutorial aplikasi provisioning akun madrasah

Video Peluncuran Akun Belajar

Sinergi Kemenag dan Google ini dalam rangka mendukung terwujudnya “Madrasah Hebat Bermartabat”. Harapannya pendidikan madrasah bisa lebih berkontribusi dalam mengantar Indonesia mencapai peringkat lima kekuatan ekonomi dunia menuju masyarakat sejahtera dan membangun pendidikan madrasah kelas dunia melalui transformasi digital yang mana “Cyber Pedagogy” diintegrasikan dengan “Cyber Technology” untuk mewujudkan Cyber Education atau Pendidikan 4.0.

Sumber : http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/peluncuran-akun-pembelajaran-untuk-peserta-didik-kepala-sekolah-guru-dan-operator-sekolahhttps://mediaindonesia.com/humaniora/368130/gandeng-google-kemendikbud-luncurkan-akun-belajar-gratis

TRIK JITU LOLOS KTI NASIONAL

Setahun sudah Komunitas Guru Penggerak Sulawesi Tenggara atau yang lebih dikenal dengan akronim GPS mewarnai dunia pendidikan di Sulawesi Tenggara. Dalam rangka memeriahkan HUT 1 Guru Penggerak Sulawesi Tenggara (GPS) diadakan rangkaian kegiatan meliputi Workshop, Webinar, dan Donasi buku yang berlangsung sejak tanggal 19 Januari hingga hari ini 24 Januari. 

Sesi Weninar Minggu, 24 Januari 2020 bertema "Menginspirasi Melalui Karya Tulis" menghadirkan narasumber guru-guru penulis yang berprestasi di tingkat nasional yang juga pengurus Komunitas GPS. 

Salah satu guru penulis tersebut adalah bapak Edi Arham, S.Pi, M.Pd. Kiprah Beliau ditingkat nasional sudah tidak diragukan lagi. Bertugas di daerah pelosok Sulawesi Tenggara tepatnya di kecamatan Lathoma kabupaten Konawe tidak menyusutkan langkah dan mematikan kreativitas beliau untuk terus berkarya dan berinovasi dalam dunia pendidikan. Beberapa karya tulis dan media pembelajaran yang dibuat guru pelosok ini telah mengantarkannya menjadi jawara nasional. Pada webinar GPS hari ini,  bapak Edi Arham berbagi tentang Trik "JITU" agar karya tulis dapat lolos di tingkat Nasional. Penasaran bagaimana tipsnya Sahabat? yuk disimak yah...Berikut ulasannya :

Trik “JITU” dalam mengikuti seleksi KTI tingkat nasional

JITU merupakan empat tahapan yang harus dilakukan seorang guru dalam mengikuti lomba atau seleksi Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional.

J = Jejaki
Tahapan Jejaki yaitu tahapan menjejaki atau menggali informasi tentang lembaga penyelenggara lomba atau seleksi dan dalam rangka apa kegiatan tersebut digelar. Setelah itu mencari tahu tema kegiatan lomba atau seleksi. Berikutnya  mempelajari pedoman pelaksanaan lomba atau seleksi. Terakhir menggali informasi sebanyaknya-banyaknya hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan tersebut: apakah sudah pernah dilaksanakan atau belum, karya-karya pemenang dan yang lolos seleksi, arah penilaian, dll.

I = Idealisasi
Tahapan kedua atau Idealisasi yaitu tahapan menyingkronkan hal-hal yang dihasilkan dari tahapan jejaki dengan ide, gagasan, dan pengalaman yang telah kita alami atau ada di sekitar kita. Tahapan ini bertujuan menetapkan ide, gagasan, dan pengalaman yang akan kita tuangkan dalam karya tulis yang akan kita buat. Setelah ide, gagasan, dan pengalaman telah kita tetapkan, selanjutnya menganalisis ketersediaan kepustakaan yang nantinya akan menunjang tulisan kita. Setelah kepustakaan dianggap tersedia, tiba saatnya menetapkan tema dan judul karya tulis yang akan kita buat.

T = Tulis
Tahapan ketiga adalah Tulis. Tahapan ini adalah tahapan utama dalam mengikuti seleksi atau lomba. Dalam tahapan ini, hal yang perlu diperhatikan yaitu: sistematika penulisan, isi atau konten materi, dan cara menuangkan isi atau konten materi ke dalam tulisan.


Terakhir adalah tahap Uji. Pada tahap ini, penulis membaca ulang tulisannya dan melakukan swasunting untuk meminimalisir kekeliruan. Setelah swasunting, penulis meminta orang lain membaca tulisan kita. Tujuannya untuk memgoreksi dan menilai tulisan yang telah dibuat. Selanjutnya melakukan uji plagiarisme dan sitasi terhadap tulisan yang telah siap kirim. Bila persentasenya sudah di bawah nilai yang ditentukan, tulisan dianggap aman. Sebaliknya, bila masih lebih tinggi dari yang ditentukan maka lakukan perbaikan dengan cara parafrase.

U = Uji

Wah kita sudah mendapat wawasan baru lagi nih dalam menulis karya tulis ilmiah agar bisa lolos diseleksi nasional. semoga bermanfaat yah dan selamat berkarya.





Asesmen Nasional (AN) ditunda



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Jadwal AN pun bergeser menjadi September dan Oktober 2021.

Pergeseran waktu Asesmen Nasional juga bersanding dengan prinsip kesehatan dan keselamatan warga pendidikan adalah yang paling utama. 

“Kita telah memutuskan untuk menundanya agar persiapan dari sisi akselerasi vaksin harapannya sudah lebih mendalam, tapi juga untuk memastikan protokol kesehatan masih terjaga dan persiapan cukup waktu untuk melaksanakan itu,” ujar Mendikbud @nadiemmakarim.

Saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, Rabu (20/1/2021), Nadiem menjelaskan pentingnya Asesmen Nasional (AN) sebagai baseline bagi kebijakan lainnya.

“Kalau kita tidak melakukan Asesmen Nasional di tahun 2021 dampaknya akan sangat dramatis, karena dampak dari pandemi ini terhadap learning outcome dan seberapa besar lost yang dihadapi dan mana itu semuanya tidak akan terlihat,” tutur Nadiem. 

Data baseline dibutuhkan di antaranya untuk mengetahui mana sekolah, daerah yang paling butuh bantuan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Bantuan itu baik dari sisi anggaran, kebutuhan pelatihan, serta bentuk dukungan lainnya.

“Kita sudah tidak ada ujian dalam skala nasional di tahun 2020 karena pandemi, dan 2021 pun kalau misalnya tidak dilaksanakan kita tidak akan punya data poin baseline-nya,” jelas Nadiem. 

“Artinya kita tidak akan bisa mengetahui mana sekolah-sekolah atau daerah-daerah yang paling tertinggal. Dan kalau kita tidak mengetahui mana sekolah-sekolah yang paling tertinggal, kita tidak bisa membuat strategi penganggaran, strategi bantuan untuk sekolah-sekolah yang paling membutuhkan bantuan kita. Inilah alasan terpenting harus ada baseline terhadap Asesmen Nasional di tahun 2021,” tambahnya.

AN pun penting sebagai tolok ukur progres. 
“Dan kita bisa melihat perbandingannya dengan nanti 2022, apakah nanti ada peningkatan, apakah stagnan,” ungkap Mendikbud Nadiem Makarim.

@kemdikbud.ri

#MerdekaBelajar #AsesmenNasional 
#UnggahUlang@Ditjen GTK Kemdikbud RI
Pesan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Alamat

Jalan Mekar Jaya No.1, Kadia, Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara 93115

Telepon

+(62) 81234 567

Website

www.irmalismayani.id