Irma Lismayani

Duta Rumah Belajar

Prov. Sulawesi Tenggara

Guru Idola

Sang Pujangga

Irma Lismayani
Duta Rumah Belajar
Provinsi Sulawesi Tenggara

Saya seorang Guru yang mengajar mata pelajaran IPA di SMP Negeri 17 Kendari. Pada tahun 2018, saya mendapat amanah dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Duta Rumah Belajar Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara.

What I Do
UI/UX Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Brand Identity

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Web Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Mobile Apps

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Analytics

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Photography

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Terbaru

Prosedur Operasional Standar Asesmen Nasional 2021

SahabatDikbud

Asesmen Nasional (AN) 2021 akan segera dilaksanakan. Kalian bisa mengunduh POS AN (Prosedur Operasional Standar Asesmen Nasional) pada tautan https://s.id/POS-AN-2021 untuk membantu kalian memahami lebih dalam apa, tujuan, manfaat, dan teknis pelaksanaan AN.

Selamat menghadapi Asesmen Nasioanal, semoga sukses!

#AsesmenNasional #MerdekaBelajar #IndonesiaTangguh #IndonesiaTumbuh #SerentakBergerak

Cara Login SIM PKB dengan Akun Belajar.id

Salam Digital!

Sahabat GTK di tanah air, tentunya sahabat semua sudah tahu bahwa akun belajar.id harus dimiliki oleh semua Guru dan Tenaga Kependidikan disemua jenjang dengan cara melakukan aktivasi.

Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai akun untuk mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik. 

Saat ini akun belajar.id yang kita miliki dapat digunakan sebagai Single Sign-On Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Profesional Berkelanjutan (SIM-PKB). SIMPKB telah mengakomodir integrasi dengan layanan Akun Pembelajaran (https://belajar.id/) , sehingga nantinya guru dapat login pada SIMPKB menggunakan akun pembelajarannya masing-masing.

Berikut Video Peluncuran Single Sign-On SIM-PKB oleh Dirjen GTK Kemdikbud_Ristek

Berikut langkah singkat menautkan akun pembelajaran (https://belajar.id/) di SIMPKB 

  • Pilih / klik tombol Selengkapnya pada kolom Integrasi Layanan

  • Pada laman Kelola data Integrasi layanan SIMPKB, klik tombol TAUTKAN

  • Sistem akan mengarahkan pada laman login akun pembelajaran Anda. Masukan email akun pembelajaran Anda pada form yang diberikan.

  • Masukan kata sandi akun pembelajar Anda pada tahap selanjutnya.

  • Akun pembelajar Anda berhasil ditautkan.

  • Klik tombol Hapus jika ingin melepas tautan tersebut.

  • Cara login dengan menggunakan akun belajar juga dapat dilihat pada video berikut :

Bagi sahabat Guru dan Tenaga Kependidikan yang belum aktivasi akun belajar.id,  ayo segera aktivasi akun belajar.id Anda. Mulailah menjadi Digital Talent di sekolah kita. Kunjungi situs kami https://belajar.id dan manfaatkan fasilitasnya.





SOAL AKM LITERASI MEMBACA KELAS 8

Mulai tahun 2021, Asesmen Nasional akan menggantikan Ujian Nasional. Salah satu komponen utama Asesmen Nasional yakni Asesmen Kompetensi Minimum termasuk literasi.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen salah satunya Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

Model soal untuk Asesmen Kompetensi Minimum berupa:
a. Pilihan ganda, murid hanya dapat memilih satu jawaban benar dalam satu soal.
b. Pilihan Ganda Kompleks, murid dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal.
c. Menjodohkan, murid menjawab dengan dengan cara menarik garis dari satu titik ke titik lainnya yang merupakan pasangan pertanyaan dengan jawabannya.
d. Isian singkat, murid dapat menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat, atau jawaban pasti lainnya.
e. Uraian, murid menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.

Berikut adalah contoh soal Asesmen Nasional teks fiksi :

1. Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh
"Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas," keluhku. "Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, 'Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.' Aku kecewa, Yah."
"Hmm... Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air," kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.
"Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT," kata Ayah. "Kampung kita akan punya Pandora L."
"Pandora L? Apa itu, Yah?"
"Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian," kata Ayah.
Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan. Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.
(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Di bawah ini adalah hal-hal yang menjadi topik pembicaraan antara tokoh Aku dan Ayah, kecuali ....
A. kekurangan air di musim kemarau
B. alat untuk mengolah air
C. pengadaan biaya untuk pemasangan pandora
D. penanaman belimbing wuluh

Jawaban : C

2. Persahabatan Itu Indah

Dialog Drama
Dina: Win, besok pagi kan libur sekolah... kamu ada waktu nggak untuk nemenin aku ke rumah tanteku?
Winda: Besok? Aku belum tahu ya ... emangnya kamu ada perlu apa ke rumah tante kamu?
Dina: Aku disuruh ibuku nganterin barang titipan tanteku.
Winda: Emangnya barang apa?
Dina: Aku belum tahu. Entah apa barangnya. Gimana, kamu besok bisa apa nggak?
Winda sebenarnya ada acara sendiri, namun dia sulit menolak permintaan Dina.
Winda: Ya sudah deh, besok aku anterin kamu. Jam berapa besok? Aku ke rumah kamu atau kamu yang ke rumahku?
Dina: Terserah kamu deh, jam 8 atau jam 9 gitu ... kalau kamu mau mending kamu aja yang ke rumah aku.
Winda: Ya sudah, besok jam 08.30 aku ke rumah kamu, terus kita langsung ke rumah tante kamu.
Keesokan harinya Winda dan Dina berangkat menuju rumah tante si Dina yang jaraknya sekitar 20 km dari rumah Dina. Pas di tengah-tengah jalan, motor yang dikendarai Dina bannya bocor, dan tidak ada tempat penambalan ban di sekitar situ.
Dhussss... bunyi ban motor Dina
Dina: Aduh ... gimana nih, bannya bocor? Kayaknya pecah nih ban!
Winda : Gimana ya ... nggak ada bengkel tambal ban lagi di sini.
Mereka bedua pun mendorong motor tersebut sambil keringat membasahi tubuh mereka. Setelah hampir 30 menit mendorong motor, tiba-tiba ada sebuah mobil box yang menghampiri mereka. Pengendara mobil box itu menawarkan jasa pengangkutan motor hingga ke bengkel tedekat kepada Dina.
Sopir mobil box : Kenapa Non? Bannya bocor ya?
Dina: Iya. Bisa minta tolong angkutin motor aku sampai bengkel nggak?
Sopir mobil box: Bisa saja, tapi kasih ongkos 100 ribu ya?
Dina: Kok mahal amat, Bang? 50 ribu ya?
Sopir mobil box itu menolak, alhasil Dina dan Winda harus meneruskan mendorong motor mereka.
Sopir mobil box : Murah amat, Non! ... Ya sudah kalau nggak mau.
Setelah mendorong motor selama 45 menit, tiba-tiba ada salah seorang sahabat Winda, yaitu Astrid yang kebetulan lewat di jalan itu. Astrid bersama adiknya bernama Hesti.
Astrid: Stop.. stop, Hes...!
Hesti: Kenapa Kak? Ada apa?
Astrid: Itu kayaknya Winda deh... Win... Win...!
Winda: Eh, itu Astrid...!
Astrid: Motor kamu bocor bannya? Kasihan sekali... kamu mau ke mana nih?
Winda: Nih, aku mau nganterin Dina ke rumah tantenya. Nggak tahu nih, bengkel kayaknya masih jauh... aku udah capek banget dorong motor dari tadi. Astrid berusaha memberi pertolongan kepada sahabatnya itu, namun dia juga tidak bisa berbuat banyak karena di sekitar itu memang cukup sepi.
Astrid: Aduh ... gimana ya ... ok, gini aja ... kalian kan sudah capek banget nih. Sekarang biar aku yang dorong motor kamu, terus kamu bawa motor aku sambil ngikutin dari belakang.
Winda: Emang kamu nggak kecapean entar? Berat lo dorong motor ini....!
Astrid: Ya tentu saja kau bakal capek, makanya kita gantian gitu...
Motor tersebut didorong oleh mereka berempat secara bergantian hingga akhirnya mereka tiba di salah satu bengkel tambal ban.

Di mana sajakah latar tempat terjadinya peristiwa di dalam drama tersebut?
A.Suatu tempat
B. Jalan
C. Bengkel motor
D. Rumah tante
E. Rumah Dina

Jawaban: Suatu tempat, Jalan dan Bengkel motor (A,B,dan C).

Memahami

3. Perempuan-perempuan perkasa
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..
(Hartoyo Andangjaya, 1963)

Siapakah perempuan-perempuan perkasa yang dimaksud oleh pengarang pada puisi tersebut?

Jawaban: Perempuan-perempuan desa yang berdagang di kota

4. Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh
"Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas," keluhku. "Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, 'Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.' Aku kecewa, Yah."
"Hmm... Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air," kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.
"Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT," kata Ayah. "Kampung kita akan punya Pandora L."
"Pandora L? Apa itu, Yah?"
"Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian," kata Ayah.
Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan. Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.
(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Jika proyek Pak RT telah dilaksanakan, apakah para tetangga akan setuju untuk menanam pohon belimbing wuluh?
A. Tidak, warga akan tetap saja malas menanam dan merawat pohon belimbing wuluh.
B. Ya, karena Kampung Genteng Candirejo telah berhasil mencontohkan cara pengelolaan air limbah.
C. Tidak, karena warga tidak ingin menggunakan air terlalu banyak saat musim kemarau.
D. Ya, karena kekhawatiran kurangnya air di musim kemarau akan terpecahkan dengan dipasangnya Pandora.

Jawaban: D

Menemukan Informasi dan Memahami
Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat NASA kehilangan orang yang sangat penting dalam bidang upaya eksplorasi luar angkasa awal Amerika. Orang itu adalah seorang matematikawan yang dijuluki manusia komputer, yaitu Katherine Johnson. Ia telah meninggal pada usia 101 tahun pada 24 Februari 2020.
Administrator NASA Jim Bridenstine melalui akun Twitter-nya mengabarkan berita duka itu. "Dia adalah pahlawan Amerika dan warisan kepeloporannya tidak akan pernah dilupakan," bunyi unggahan Bridenstine, seperti dikutip VOA News, akhir pekan lalu.
Katherine adalah perempuan keturunan Afrika-Amerika yang bekerja dalam program luar angkasa NASA. Dia dan rekan-rekannya dikenal sebagai manusia komputer pada tahun-tahun awal upaya NASA untuk memulai program misi luar angkasa.
Mereka menggunakan pensil, penggaris geser, dan mesin penghitung mekanis untuk menghitung jalur roket dan pengorbit di atmosfer dan di luar angkasa. Katherine bekerja pada misi pertama untuk menempatkan orang Amerika di luar angkasa pada tahun 1961. Dia juga mengonfirmasi perhitungan komputer yang dibuat oleh komputer IBM pada 1962.
Katherine sempat menerima Presidential Medal of Freedom dari Presiden Barack Obama pada 2015. Saat itu, Administrator NASA Charles Bolden memujinya sebagai pemikir besar yang ikut menentukan arah perkembangan NASA dan Amerika Serikat.
Katherine tumbuh di Virginia Barat saat pendidikan bagi orang Afrika-Amerika dibatasi. Namun, kecerdasan otak membawanya ke West Virginia State College pada usia 15 tahun. Dia juga merupakan salah satu murid kulit hitam pertama yang memasuki sekolah pascasarjana di West Virginia University pada 1938.
Kemudian, Katherine bekerja untuk sebuah lembaga yang kini bernama NASA dan pensiun pada 1986. Dia mengatakan sangat bangga menghitung jalur untuk pendarat bulan dan pesawat ruang angkasa komando yang mengorbit untuk perjalanan pertama ke bulan, Apollo 11.
Katherine menggambarkan kemampuannya di NASA dengan menjelaskan, "Anda beri tahu saya kapan dan di mana Anda ingin turun, dan saya akan memberi tahu Anda di mana dan kapan, serta bagaimana cara meluncurkannya," katanya.
Sepanjang masa pendidikannya, Katherine Jonhson berkata bahwa dia berhasil karena dia selalu bertanya-bahkan saat orang-orang mencoba mengabaikannya, dia tetap mengangkat tangannya.
5. Khaterine Johnson mampu bersekolah di West Virginia State College saat pendidikan bagi orang Afrika-Amerika dibatasi di Virginia Barat. Hal tersebut disebabkan oleh ....
A. kemampuan yang luar biasa
B. kesehatan yang tidak memadai
C. orang tua yang pindah kerja
D. rasisme yang berkembang

Jawaban: A

6. Kondisi sosial budaya yang digambarkan dalam teks tersebut memberikan gambaran tentang ...
A. Kemampuan Khaterina Jhonson untuk mendobrak batasan atas perlakuan ras yang tidak adil.
B. Kerumitan hidup Khaterina Johnson membuatnya lebih kuat mentalnya.
C. Pengalaman Khaterina Johnson dalam kehidupan pribadinya yang banyak.
D. Penggambaran kemampuan Katherina Johson dalam perkembangan NASA.

Jawaban: A

Mengevaluasi dan Merefleksi
Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung yang melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan berwarna kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan mencuci tangan.
Guru pembimbing, Amalia Sholihah, menangkap keprihatinan para siswa didiknya. Ia kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. 'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya, kan, berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu melihat hasilnya, mereka sangat bahagia,' tutur Amalia.
Dari penelitian tersebut, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau, tetapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit yang berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.
Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.
Tidak sekadar efektif, harga bahan-bahan tersebut pun terjangkau sehingga siswa mampu membeli. Harga bahan-bahan tersebut berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. 'Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,' ungkap Amalia.
Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. 'Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,' harap Amalia.
A. bahan mudah dicari
B. bahan lumayan murah
C. mudah dibuat
D. efektif hasilnya

Jawaban: D

8. Literasi, Jiwa Dunia Pendidikan
Pendidikan adalah proses pembelajaran seseorang dalam memahami suatu kondisi atau gejala pada kehidupan nyata. Pembelajaran berarti tahapan seseorang untuk dapat mengerti perihal kajian yang dipelajari. Mempelajari adalah keadaan seseorang melakukan kegiatan membaca dan menulis.
Membaca artinya menggunakan mata untuk melihat objek dan otak untuk menginterpretasi objek serta mengambil makna suatu objek, sedangkan menulis artinya menggunakan otak sebagai alat berpikir dalam menuangkan gagasan melalui tangan berupa tulisan-tulisan yang memiliki ilmu atau makna akan peristiwa. Jadi, membaca dan menulis merupakan awal terciptanya suatu pendidikan.
Membaca tidak hanya sekedar melihat susunan alfabet di atas lembar putih tetapi jauh lebih dari itu, yakni memahami isi tulisan bahkan mampu mengkritisi bahasan tulisan yang telah dibaca. Membaca adalah unsur pertama dan utama dalam menyerap beraneka ragam ilmu dari manapun. Tanpa membaca tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang pandai dan cerdas. Albert Einstein adalah seorang yang genius dan ia memeroleh dengan cara membaca.
Menulis tak sebatas menumpahkan tinta pada bidang datar, melainkan merangkai alfabet satu demi satu sehingga terbentuk suatu tulisan yang menampilkan ide penulis dalam menyampaikan isi bahasan pada pembaca. Menulis merupakan unsur pertama dan utama dalam memaparkan rangkaian alfabet hingga berbentuk suatu tulisan untuk dipahami dan dikritisi oleh pembaca.
Selain itu, menulis juga merupakan kegiatan menuangkan segala macam gagasan yang dapat dijadikan pedoman dan acuan terhadap pendidikan untuk menambah ilmu. Raden Ajeng Kartini, yang merupakan seorang penulis tersohor di masanya, selalu menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan hingga mampu mengubah pandangan orang Belanda terhadap kaum pribumi saat itu.
Membaca bukan saja melihat, tetapi juga menerka dan mengkritisi tulisan yang tidak sesuai dengan pola pikir kita terhadap bahasan yang disajikan penulis. Menulis tak hanya menggoreskan ujung pena pada kertas, melainkan mengubah pola pandang kita terhadap pemikiran yang disampaikan penulis mengenai suatu kajian.
Membaca dan menulis itu ibarat dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan dan saling mengungguli, sebab keduanya harus berjalan berdampingan agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa setiap insan.
Literasi atau kegiatan membaca dan menulis ini memiliki kedudukan penting dalam dunia pendidikan. Tanpa kehadiran keduanya, dunia pendidikan itu ibarat ruang hampa tanpa isian dan tak bermanfaat bagi keberlangsungan hidup manusia. Literasi memegang peran kunci pada dunia pendidikan yakni, sebagai fondasi yang memberikan kekuatan dalam membangun dan membentuk dunia pendidikan bagi semua orang.
Tak berhenti di situ, literasi juga merupakan tulang punggung pendidikan, sebab hanya dengan literasi semua orang dapat mengenyam pendidikan walau tak harus berada di bangku sekolah dan karenanya tercipta manusia pandai dan cerdas. Oleh sebab itu, sangat penting membudayakan kegiatan literasi yaitu baca dan tulis dalam kehidupan masyarakat untuk membangun dunia pendidikan bagi seluruh manusia.
Indonesia sebagai salah satu negara yang mengedepankan pendidikan, ternyata mengalami kendala berupa penurunan tingkat literasi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya nilai serap kemampuan akademik dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh menurunnya minat baca dan tulis pelajar.
Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan terhadap sepuluh siswa-siswi di desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur dengan dua latar belakang lembaga pendidikan berbeda (SD dan MI), ternyata hanya dua siswa yang melakukan kegiatan literasi, baik di sekolah maupun di rumah. Sangat miris jika melihat cermin literasi yang berlangsung selama ini, namun itulah bukti kegiatan literasi yang ada di dunia pendidikan Indonesia saat ini.
Melihat kenyataan bahwa kemampuan literasi di Indonesia masih jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan negara lain di dunia, apa yang dapat kamu lakukan untuk kegiatan literasi?
A. Mengingatkan saja kepada para pelajar untuk membudayakan literasi sekolah agar sekolah tidak ketinggalan dalam lomba kebahasaan.
B. Literasi harus digalakkan dengan serius /kuat agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa manusia.
C. Mendatangkan penulis buku-buku bacaan umum agar siswa /masyarakat membeli buku yang diperlukan.
D. Membudayakan literasi baca tulis tidak harus di bangku sekolah tetapi dilakukan oleh siapa saja, di mana saja dan kapan saja untuk menciptakan manusia pandai dan cerdas.

Jawaban: B dan D


PENDAFTARAN GOOGLE MASTER TRAINER BATCH 4


Halo Sahabat GTK.... Pendaftaran GMT Level 1 Batch 4 telah dibuka!

Banyak keuntungan mengikuti kegiatan, pemanfaatan fitur2 keren di Google for Education membantu pembelajaran dan juga mendapatkan Sertifkat Internasional dari Google.

Ayo Segera daftarkan dirimu paling lambat 4 Juni 2021 di :

❗️ bit.ly/kemdikbudgmtbatch4 ❗️

Terbuka untuk Pendidik yang memiliki AKUN PEMBELAJARAN belajar.id

Pelatihan akan dimulai tanggal 12 Juni 2021 secara daring/online.

Acara ini GRATIS & tidak dipungut biaya apapun!

Kunjungi bit.ly/informasigmt4 untuk informasi lebih lengkap terkait program GMT ini.

Segera daftar dan tunggu pengumuman lebih lanjut melalui e-mail yang didaftarkan!

#BersamaREFO #belajarid #belajardimanasaja #GoogleWorkspaceForEducation #GoogleEdu #Google

Pelatihan Google Workspace For Education Berbasis Profil Pelajar Pancasila

Assalamualaikum Wr Wb

Salam Sejahtera Bapak Ibu Civitas Pendidikan Nusantara

Tenggang Waktu pengaktifan Akun Belajar.id tinggal menghitung hari (30 Juni 2021) sedangkan di lain sisi, pembelajaran Digital sebagai salah satu kekuatan dasar Pembelajaran di era pandemi sudah tidak dapat dihindari. sangat disayangkan jika beragam manfaat yang diberikan oleh Kemendikbudristek melalui Akun Belajar ini terlewatkan begitu saja

Oleh karena itu, melalui "Pelatihan Google Workspace For Education Berbasis Profil Pelajar Pancasila" dengan Keynote Speaker Bapak Dr Ir. Wahid Wahyudi, MT Bapak dan Ibu hebat sekalian dapat mengaktivasi, mengaplikasikan, serta mengkolaborasikan Akun Belajar dengan membuat media pembelajaran interaktif yang terintegrasi Profil Pelajar Pancasila dimana muatan ini sangat berkaitan erat dengan survey karakter, bagian dari Asesmen Nasional (AN).

Dengan mengikuti pelatihan ini bapak ibu guru hebat akan mendapatkan 3 materi keren sekaligus yaitu 

✓ Profil Pelajar Pancasila

✓ SAC 3 

✓ Google Workspace For Education

dan tentu saja Sertifikat Nasional 32 JP

Pendaftaran dibuka hingga tanggal 5 Juni 2021 pkl 12.00 WIB (Pendaftaran ditutup sewaktu-waktu jika kuota telah terpenuhi)

Tunggu apalagi yuk segara amankan kuota pelatihan bapak ibu dengan mendaftarkan diri pada link

http://bit.ly/cakrachmadberbagi2021

Yakin bapak ibu ingin melewatkan materi Smart App Creators (SAC3) sebagai platform pembuat Aplikasi Android seperti video di bawah?

atau teknik membuat aset-aset kece dengan cara sederhana memanfaatkan Powerpoint yang juga akan dibagikan pada pelatihan ini? juga tentunya pemanfaatan fitur-fitur Google dalam pembelajaran?

400 lebih guru dan civitas pendidikan telah mendaftar dipelatihan ini. 
Jangan sia-siakan kesempatan ini bapak ibu guru hebat semua. Yukkk buruan daftar.....

Salam Cerdas BerkarakteršŸ™

#BergerakBersamaWujudkanMerdekaBelajar
#AgenPenguatanKarakter
#GoogleCertifiedEducators
#DutaRumahBelajar


PANDUAN BELAJAR DARI RUMAH (BDR) 24-28 Mei 2021 MELALUI TV EDUKASI

Yth. Bapak dan Ibu,
Berikut kami sampaikan Program Belajar Dari Rumah (BDR) jenjang PAUD dan Sekolah Dasar yang ditayangkan di TV Edukasi, tanggal 24 s.d. 28 Mei dan 31 Mei 2021

Sehubungan dengan hal tersebut kami mohon Bapak dan Ibu dapat menyampaikan kepada para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta orangtua. 

Atas kerja sama yang baik kami sampaikan terima kasih.

Salam,
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian pendidikan dan kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id


Selamat Belajar Sahabat
Semoga Sukses


P4TK IPA Gelar Webinar Pendidikan dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021

Halo Sahabat Sains Indonesia
Pusat pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (P4TKIPA) akan menyelenggarakan:
Webinar Pendidikan dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021”.

Bapak/Ibu Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang IPA (IPA, Fisika, Kimia, Biologi) jenjang SD/SMP/SMA dapat mengikuti webinar Sesi 7 Mei Pagi ini pada: 
Hari : Jumat, tanggal 7 Mei  2021. 
Waktu : 09.00 – 11.00 WIB. 
Link/Tautan Pendaftaran :  http://gg.gg/WebinarHardiknas070521Pagi

Sehubungan terbatasnya kuota peserta yang mengikuti Webinar, apabila kuota sudah terpenuhi, Bapak/Ibu dapat menyaksikan acara melalui youtube PPPPTK IPA di tautan:
https://www.youtube.com/PPPPTKIPA

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung Ibu Rani, dengan nomor kontak  
0815-4682-6929

Salam IPA, Integritas, Peduli, Amanah.

#p4tkipa
#IntegritasPeduliAmanah
#Hardiknas2021
#SerentakBergerak
#MerdekaBelajar

Sumber : P4TK IPA Kemdikbud
Pesan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Alamat

Jalan Mekar Jaya No.1, Kadia, Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara 93115

Telepon

+(62) 81234 567

Website

www.irmalismayani.id