Irma Lismayani

Duta Rumah Belajar

Prov. Sulawesi Tenggara

Guru Idola

Sang Pujangga

Irma Lismayani
Duta Rumah Belajar
Provinsi Sulawesi Tenggara

Saya seorang Guru yang mengajar mata pelajaran IPA di SMP Negeri 17 Kendari. Pada tahun 2018, saya mendapat amanah dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Duta Rumah Belajar Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara.

What I Do
UI/UX Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Brand Identity

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Web Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Mobile Apps

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Analytics

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Photography

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Terbaru

ANUGERAH KIHAJAR 2020 SUKSES DIIKUTI PULUHAN RIBU PESERTA

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Anugerah Kihajar 2020 pada Jumat (4/12/2020) malam. Salah satu agenda dari acara Anugerah Kihajar adalah pemberian penghargaan pada pemenang PembaTIK yang disebut Duta Rumah Belajar

Pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) yang digelar tahun 2020 ini melibatkan guru-guru dari mulai tingkatan jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK sederajat yang diikuti sebanyak 70.312 peserta.

“Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya mencapai 28.624 peserta,” ujar Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Muhammad Hasan Chabibie dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, program Anugerah Kihajar merupakan kegiatan yang merupakan inisiatif dari Pusdatin Kemendikbud sejak 2006. Kegiatan itu diadakan dari tahun ke tahun telah mampu meningkatkan kompetensi TIK di kalangan siswa, guru, dan masyarakat pendidikan lainnya dari tahun ke tahun.

“Anugerah Kihajar yang terdiri dari kegiatan Kita Harus Belajar (Kihajar), Pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) dan Membuat bahan TIK (MembaTIK) menjadi wadah bagi siswa, guru, dan masyarakat pendidikan dalam meningkatkan kompetensi TIK,” bebernya.

Dia menambahkan, melalui kegiatan tersebut, Kemendikbud berusaha untuk menjaga nyala api belajar para peserta didik ditengah pandemi COVID-19. Meski di tengah pandemi, Kemendikbud memberikan ruang bagi guru maupun siswa untuk berekspresi dan berkolaborasi.

“Meski di tengah selama pandemi COVID-19, kegiatan Kihajar tetap diminati oleh para siswa, guru dan masyarakat pendidikan. Kegiatan Kihajar diikuti sebanyak 65. 555 siswa dari dalam maupun luar negeri dengan berbagai jenjang,” katanya.

Perlu diketahui, setelah melakukan rangkaian penugasan di empat level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi tercatat sebanyak 1.020 peserta yang berasal dari 34 provinsi dengan masing-masing 30 peserta pada tiap provinsi.

Peserta yang lulus di level empat yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO sudah mendapatkan gelar sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB). Para SRB kembali di seleksi dengan menyosialisasikan produk-produk Pusdatin Kemendikbud kepada rekan sejawat. Pemanfaatan Rumah Belajar, Tv Edukasi, dan Suara Edukasi disosialisasikan secara daring maupun tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan.

SRB berbagi di kala pandemi ini sukses menginspirasi rekan pendidik lainnya untuk tetap menjaga Nyala Api Belajar.Dari level empat, SRB dikerucutkan menjadi lima besar pada tiap provinsi hingga terpilih 40 peserta yang layak menjadi Duta Rumah Belajar (DRB) 2020 yang dikukuhkan secara resmi pada Anugerah Kihajar malam ini, tutupnya. 

Berikut beberapa dokumentasi Anugerah Kihajar 2020


















ACARA ANUGERAH KIHAJAR 2020 DAPAT DILIHAT PADA TAYANGAN VIDEO BERIKUT



SAMPAI JUMPA DI ANUGERAH KIHAJAR TAHUN 2021







MENDIKBUD NADIEM ANWAR MAKARIEM APRESIASI DUTA RUMAH BELAJAR


Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Anugerah Kihajar 2020. Kihajar 2020 hadir dengan tiga varian baru, dengan tujuan memperluas akses dan kesempatan peserta untuk berpartisipasi, mulai dari Kihajar untuk para siswa, Kihajar TIK Talks dan Kihajar Explorer.

Dari tahapan yang dilakukan 301 GEN KIHAJAR dinyatakan lolos babak Final yang kemudian diseleksi kembali menjadi 10 terbaik dan 5 video terbaik dari masing-masing jenjang pendidikan.

Sementara ajang Membuat bahan TIK (MembaTIK) yang merupakan lomba membuat media pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bagi guru, siswa, mahasiswa, dan khalayak umum. Ajang ini diikuti sebanyak 392 peserta yang terdiri dari beberapa kategoi perlombaan seperti video pembelajaran, multimedia interaktif, game edukasi, augmented reality (AR), dan motion grafik.

Kemudian, ajang Pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) 2020 yang melibatkan guru-guru dari mulai tingkatan jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia. Ajang ini meliputi 4 level yaitu level 1 (Literasi TIK), Level 2 (Implementasi TIK), Level 3 (Kreasi TIK) dan Level 4 (Berbagi TIK). Sebanyak 70.312  peserta guru mengikuti ajang ini mulai dari level 1 pada bulan April 2020 dan kini dilevel 4 telah terpilih 40 Duta Rumah Belajar 2020 dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Prestasi para Duta Rumah Belajar ini mendapat apresiasi dari Mendikbud. Dalam acara Anugerah Kihajar 2020 yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Televisi Edukasi dan Rumah Belajar Kemdikbud, Mendikbud Nadiem Anwar Makariem memberikan sambutannya 

“Saya berharap Bapak dan Ibu Duta Rumah Belajar menjadi role model bagi pendidik lain untuk dapat menghadirkan inovasi dan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. 

Kami di Kemendikbud akan terus mendukung semangat inisiatif dan inovasi Duta Rumah Belajar dalam memajukan pendidikan nasional.



Selamat juga kepada anak-anakku kepada para Generasi KIHAJAR yang terpilih malam ini.


Ditangan kalian tongkat estafet kepemimpinan bangsa akan diserahakan. Jangan puas  dengan prestasi yang ada terus asah yang berpikir kritis, kreatif mandiri dan bergotong royong serta berkolaborasi. Selalu ingat banyak tanya, banyak coba, banyak karya dan berfikir kritis.

Apresiasi diberikan setinggi tingginya kepada Bapak dan Ibu serta siswa partisipasinya dalam program yg di inisiasi oleh Pusdatin Kemendikbud sejak tahun 2006.

Antusiasme dari berbagai pihak dalam implementasi pembelajaran TIK ini mencerminkan semangat "Merdeka Belajar" yang sejati.” demikian ujar pak mentri. 

Sambutan pak mentri ini menjadi semangat bagi para guru dan siswa untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

GEN KIHAJAR, Generasinya 

DUTA RUMAH BELAJAR, Gurunya

BAHAN AJAR TIK, Medianya

MERDEKA BELAJARnya

#Anugerahkihajar2020 #tvedukasi #rumahbelajar #suaraedukasi #pusdatinkemdikbud #merdekabelajar #kemdikbudRI




PROFIL DUTA RUMAH BELAJAR 2020

Tidak terasa perjalanan PembaTIK 2020 yang digelar sejak bulan April hingga November 2020 telah sampai dipuncaknya yaitu terpilihnya Duta Rumah Belajar tahun 2020 untuk setiap provinsi di Indonesia. 

Seleksi duta Rumah belajar tahun ini menjadi unik dan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena situasi pandemi Covid-19. Ditahun sebelumnya Level literasi TIK (Level 1) dan Implementasi TIK (Level 2) dilakukan secara online selanjutnya level 3 (Kreasi TIK) dilakukan secara tatap nyata atau offline diprovinsi masing-masing dengan menghadirkan narasumber dari Pusdatin Kemdikbud. Level 4 kemudian dilakukan secara nasional di Jakarta. Namun tahun ini menjadi berbeda karena level 1 hingga level 4 dilakukakn secara online (tatap maya).

Tahapan seleksi yang berbeda menuntun kesiapan yang berbeda pula dari para calon Duta Rumah Belajar. Jika tahun sebelumnya para calon duta diharuskan melakukan sosialisasi secara nyata dengan mendatangi berbagai tempat dan kegiatan untuk mengenalkan Rumah Belajar, situasi pandemi menuntut kesiapan calon duta untuk sosialisasi secara maya melalui webinar-webinar. Hal ini benar-benar menguji kemampuan pemanfaatan TIK yang mumpuni dari para calon duta atau disebut sahabat rumah belajar. 

Meski tak diharapkan, tahap Berbagi TIK (Level 4) via maya ini memiliki kelebihan dimana dunia menjadi tidak terbatas sehingga memungkinkan sahabat rumah belajar dari berbagai provinsi dapat berkolaborasi. Sebagian besar para calon duta tak pernah bertatap nyata, namun mereka tetap dapat merasakan kedekatan dan keakraban saat tatap maya karena merasa semisi dan sevisi dalam membumikan Rumah Belajar. Salah satu hikmah dari pandemi Covid 19. 

Kini Duta Rumah Belajar 2020 dari 34 provinsi di Indonesia telah ditetapkan, berikut daftar nama-namanya :

Mereka adalah wajah baru pendidikan indonesia yang akan turut berperan dalam memajukan pendidikan di Indonesia khususnya dalam pemanfaatan TIK.

Duta Rumah Belajar 2020 hadir dan melengkapi Duta Rumah Belajar tahun sebelumnya yaitu Duta Rumah Belajar tahun 2017, 2018, dan 2019 sehingga secara keseluruhan ada 142 Duta Rumah Belajar seluruh Indonesia. Formasi duta rumah belajar ini menjadi kekuatan baru yang akan mewarnai perkembangan pendidikan dan teknologi di Indonesia. Mereka akan berbagi dengan para guru tentang perkembangan pemanfaatan teknologi terbaru.

Selamat bertugas para Duta Rumah Belajar.  Teruslah menginspirasi untuk negeri tercinta, Indonesia





5 VIDEO PEMBELAJARAN TERBAIK PEMENANG SAYEMBARA GTK DIKDAS

Di masa pandemi Covid-19, pendidikan jarak jauh menjadi sebuah keniscayaan. Hal ini mau tidak mau mengharuskan pendidik menggunakan berbagai metode, strategi dan media pembelajaran agar tetap dapat memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Tentu saja dibutuhkan kreativitas, inovasi dan semangat  pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik, inovatif dan efektif. 

Salah satu media pembelajaran yang populer di masa pandemi Covid-19 adalah video pembelajaran. Media ini paling banyak dimanfaatkan pendidik dan dipandang efektif untuk menyampaikan pesan pembelajaran pada peserta didik yang memiliki kecenderungan menyukai konten visual.

Media video pembelajaran adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran. Tujuan penggunaan media video adalah untuk menyajikan informasi dalam bentuk yang menyenangkan, menarik, mudah dimengerti dan jelas. Informasi akan mudah dimengerti karena indera, terutama telinga dan mata, digunakan untuk menyerap informasi. Tujuan lainnya adalah dapat memperjelas dan mempermudah penyampaian pesan agar tidak terlalu verbalistis. Video juga bisa mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera peserta didik maupun pendidik.

Bapak ibu guru ingin membuat video tapi binggung seperti apa video yang baik? berikut referensi video pembelajaran jenjang SMP Pemenang Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 yang digelar Direktorat GTK Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang bisa jadi inspirasi buat para pendidik. 

1.  Judul Video : Prosedur Menggambar Ilustrasi Digital. 

Mata Pelajaran : Seni Budaya 8

Karya : Nuvis Melodiana Fitriyah dari SMP Negeri 4 Krui Kab. Pesisir Barat

Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208239005809717&id=1739872857

2. Judul Video    : Penyebaran Tanaman. 

Mata Pelajaran : IPA

Karya Suhardin, S,Pd dari SMPN 17 Kendari

Sumberhttps://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1642632619261767&id=100005451341013

3. Judul video : Suhu dan Skala Termometer. 

Mata Pelajaran : IPA

Karya : Afif Abdillah, S.Pd., Gr. dari SMP Al-Hikmah Surabaya

Sumber : https://www.facebook.com/afif.abdillah/posts/4399441113400078

4. Judul Video : Pencemaran Lingkungan. 

Mata Pelajaran : IPA

Karya : Arum Puri Suryandari, S.Si., M.Pd  dari SMP Negeri 23 Kota Tangerang

Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10221634037513617&id=1634241262

5. Judul video : Pembelajaran virtual masa pandemi covid-19 pada aktivitas senam lantai kelas vii smp el-ma'arif boarding school

Karya : Yudhia Andika, S. Pd. SMP El-Ma’arif Boarding School Kab. Pasaman Barat

Sumber : https://www.facebook.com/yudhia.andika/videos/3900575049977214?_rdc=1&_rdr

Semoga video-video diatas bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi bapak ibu guru untuk menghasilkan video pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif di masa yang akan datang sebagai media pembelajaran bagi peserta didik. 

SALAM SUKSES DAN SELAMAT BERKARYA BAPAK IBU GURU

Sayembara Video GTK Dikdas

#SayembaraGuruDikdas  #SayembaraVideoDikdas  #HariGuruNasional2020 

#HGN2020  #HGN2020Dikdas  #GuruDikdas #GuruBerbagi

EDUGAME, BELAJAR DARING TAK LAGI BORING

Halo Sahabat Rumah Belajar

Dalam pencapaian 9 tahun Rumah Belajar, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Rumah Belajar, 15 Juli 2020 yang lalu, Rumah Belajar merilis sebuah fitur baru yaitu Fitur Edugame!

Fitur ini menyediakan beragam game interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbingan guru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari materi yang disajikan. Ada berbagai macam game yang bisa dicoba yang tentunya mengasah otak kita saat bermain. Dengan fitur ini, siswa dapat bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain dan yang pastinya belajar menjadi lebih asyik dan menyenangkan. 


Contoh Edugame yang tersedia di Rumah Belajar 

Topik           : Bumi Sebagai Ruang Kehidupan

Jenjang        : Kelas VI SD

Pengunggah: Deni Ranoptri

Benda-benda angkasa luar tentunya tidak dapat berbicara. Namun, seandainya mereka dapat berbicara, inilah jawaban mereka atas pertanyaan #SahabatRumahBelajar

Kita akan memulai untuk mengetahui rahasia salah satu di antaranya dengan bermain sambil belajar secara interaktif menggunakan fitur Sumber Belajar di Rumah Belajar

Sahabat Rumah Belajar bisa langsung klik tautan di bawah:

https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/...

Yuk, coba sekarang 

Sahabat juga bisa mencoba Edugame lainnya yang tak kalah menarik dan tentunya edukatif dengan mengklik tautan berikut :

https://belajar.kemdikbud.go.id/edugame

SELAMAT BERMAIN SAMBIL BELAJAR YAH...

BELAJAR DARING KINI TAK LAGI BORING

SUMBER : RUMAH BELAJAR KEMDIKBUD

TIDAK ADA BUKU TEKS? TENANG ADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE)

 

Saat ini membaca buku tidak hanya dalam bentuk cetak, tetapi bisa juga dalam format digital. 

Buku sekolah elektronik (BSE) adalah salah satu contoh teknologi buku versi digital.

BSE merupakan media pembelajaran pendukung program belajar dari rumah di masa pandemi. 

Akses:

https://bse.belajar.kemdikbud.go.id/ 

#BelajarDariRumah #RumahBelajar #TVEdukasi #SuaraEdukasi #MerdekaBelajar #KemdikbudRI #PusdatinKemendikbud

SUMBER : FB RUMAH BELAJAR KEMDIKBUD

Praktik Laboratorium dari rumah? Bisa banget!

Halo Sahabat Rumah Belajar...

Ketika mempelajari mapel IPA, kita sering kali membutuhkan praktik di laboratorium.

Namun bagaimana saat kondisi Belajar Dari Rumah (BDR) seperti sekarang ini bagaimana bisa dilakukan? 

Yuk, kenalan dan  cobain Laboratorium Maya Rumah Belajar 

yang bisa diakses di belajar.kemdikbud.go.id ataupun melalui aplikasi Rumah Belajar yang tersedia di

Android dan IOS

yuk simak langkah-langkah akses dan cara pemanfaatan Laboratorium Maya berikut ini yah...







#LaboratoriumMaya #RumahBelajar #KemdikbudRI #IPA #sains #praktiklab #apps #lab #pendidikan #indonesia #fisika #kimia #biologi #matematika #DRB #DutaRumahBelajar #portalRumahBelajar #microblog #belajar #MerdekaBelajar #TipsBelajarIPA #tipsdantrik

Pesan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Alamat

Jalan Mekar Jaya No.1, Kadia, Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara 93115

Telepon

+(62) 81234 567

Website

www.irmalismayani.id